"In Ghostly Japan" karya Lafcadio Hearn adalah kumpulan kisah supernatural yang ditulis pada akhir abad ke-19. Karya ini mengupas berbagai aspek folklor, spiritualitas, dan praktik budaya Jepang yang menjalin dunia fana dengan dunia etereal, menampilkan tema cinta, kematian, dan reinkarnasi. Melalui narasi-narasi yang menggugah dan bersumber dari pengalaman pribadi Hearn di Jepang, buku ini mengajak pembaca memasuki dunia tempat hal-hal biasa dan dunia gaib hidup berdampingan, sekaligus menawarkan jendela untuk memahami kompleksitas kepercayaan dan tradisi Jepang. Pada awal "In Ghostly Japan", narasi ini memperkenalkan pendakian yang mencekam ke sebuah gunung sunyi di bawah pimpinan seorang Bodhisattwa bijaksana, mengeksplorasi tema ilusi, ketakutan, dan kesadaran diri ketika sang pendamping muda berhadapan dengan tengkorak-tengkorak yang melambangkan kehidupan masa lalunya. Setelah fragmen ini, kisah beralih ke cerita tentang jubah furisodé terkutuk, yang dikaitkan dengan serangkaian kematian tragis, menambahkan lapisan misteri dan takdir. Bagian pembuka ini berpuncak pada refleksi tentang makna mendalam dupa dalam budaya Jepang, mengungkapkan peran gandanya dalam praktik spiritual dan sebagai sarana untuk terhubung dengan orang-orang yang telah meninggal. Melalui kisah-kisah yang saling terkait ini, Hearn menerangi aspek-aspek kehidupan Jepang yang bernuansa gaib, namun sangat menyentuh.