“Pernyataan Iman, dalam Bahasa Latin dan Yunani Asli” karya Athanasius adalah sebuah risalah teologis yang ditulis pada era Kekristenan awal. Karya ini merupakan pernyataan iman sekaligus pembelaan terhadap bidah Arian, yang menguraikan kepercayaan Gereja mengenai hakikat Allah, Yesus Kristus, dan Roh Kudus. Karya ini mencerminkan perkembangan doktrinal dan perdebatan teologis pada masa itu, khususnya yang berkaitan dengan Konsili Nicea. Buku ini menyajikan pemaparan menyeluruh tentang iman Kristen, dengan menekankan hakikat yang setara dan sama-sama kekal dari Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Athanasius menegaskan pentingnya Inkarnasi, dengan menggambarkan bagaimana Yesus, meskipun ilahi, mengambil kodrat manusia demi keselamatan umat manusia. Ia menguraikan hubungan antara Bapa dan Putra, menolak gagasan apa pun tentang perpecahan atau subordinasi, serta menegaskan hakikat yang sama dari keduanya. Melalui pengkajian rujukan-rujukan Kitab Suci dan penalaran filosofis, Athanasius berupaya membangun pemahaman yang terpadu tentang Tritunggal, dengan memperkuat sistem kepercayaan Kristen ortodoks dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh penafsiran-penafsiran yang bertentangan mengenai keilahian Kristus.