“Aux glaces polaires: Indiens et esquimaux” karya R. P. Duchaussois adalah catatan etnologis dan historis yang ditulis pada awal abad ke-20. Karya ini mengulas interaksi dan pengalaman para misionaris dengan masyarakat adat di Kanada, khususnya berfokus pada suku Déné dan Eskimo di kawasan Arktik. Buku ini mendalami tema evangelisasi, pentingnya perdagangan bulu, serta tantangan yang dihadapi komunitas-komunitas tersebut. Bagian pembuka buku ini mempersiapkan pembaca untuk menyelami perjalanan mendalam penulis menuju kondisi terpencil dan keras di lanskap Arktik Kanada. Buku ini membahas upaya panjang para misionaris, khususnya Mgr Grandin, untuk menjangkau dan meningkatkan kesejahteraan penduduk asli di wilayah yang diselimuti es tersebut. Sejak awal, karya ini menyoroti ketegangan antara kebutuhan para misionaris untuk mendukung dan menginjili suku-suku setempat di tengah kondisi sulit—termasuk kelangkaan pangan dan perbekalan—serta kekuasaan menindas perusahaan-perusahaan perdagangan bulu, dengan memperlihatkan dinamika sosial-ekonomi yang berlangsung. Melalui refleksi-refleksi yang hidup, penulis menangkap seluk-beluk kehidupan di ujung utara, rintangan yang dihadapi, dan semangat pengorbanan mereka yang mengabdikan diri pada karya misioner di tengah komunitas-komunitas adat.