"Tratado das Cores" karya Diogo de Carvalho e Sampaio adalah publikasi ilmiah yang ditulis pada akhir abad ke-18. Teks ini mengkaji hakikat warna, mengelompokkannya ke dalam kualitas primer dan sekunder, sekaligus menguraikan prinsip-prinsip pencampuran warna serta pengaruh cahaya terhadap persepsi. Pembacanya kemungkinan mencakup para seniman dan peminat ilmu-ilmu alam yang ingin memahami teori warna secara lebih mendalam. Bagian pembuka karya ini menjadi landasan bagi kajian menyeluruh tentang warna, dengan memperkenalkan maksud penulis untuk menyampaikan pengamatan dan hipotesisnya mengenai cara warna berinteraksi di alam. Teks ini diawali dengan pembahasan tentang perbedaan antara kualitas primer dan sekunder benda-benda, dengan menekankan bahwa warna muncul melalui berbagai kombinasi unsur-unsur sederhana. Penulis merujuk pada pandangan-pandangan filosofis terkemuka, termasuk pandangan Aristoteles, para pemikir Cartesian, dan Isaac Newton, dengan tujuan membangun kerangka yang digunakannya untuk menelaah unsur-unsur dasar warna serta perwujudannya dalam alam dan seni.