"The New Testament" karya Leicester A. Sawyer adalah teks keagamaan, khususnya terjemahan Perjanjian Baru Kristen, yang ditulis pada pertengahan abad ke-19. Terjemahan ini bertujuan menyajikan pengalihbahasaan yang lebih jelas dan tepat dari teks-teks Yunani asli, dengan menekankan penafsiran harfiah tanpa menambahkan atau mengurangi isi. Sawyer secara strategis menyusun kitab-kitab suci berdasarkan urutan kronologis dan mengusulkan pembagian pasal serta ayat yang lebih baik, demi meningkatkan pemahaman pembaca terhadap Kitab Suci. Bagian awal karya ini menjelaskan maksud Sawyer untuk membuat terjemahan Perjanjian Baru yang akurat dan mudah dipahami, ketika ia membahas konteks historis terjemahan-terjemahan sebelumnya serta perkembangan teks-teks Alkitab selama berabad-abad. Ia menekankan pentingnya terjemahan baru yang mencerminkan pengetahuan yang telah terkumpul dalam kajian Alkitab sejak masa Alkitab Raja James. Bagian-bagian pembuka mencakup kata pengantar yang merinci metodenya, diikuti catatan silsilah dan kisah kelahiran Yesus Kristus, yang menjadi landasan bagi narasi selanjutnya mengenai kehidupan dan ajaran-Nya.