Beowulf: Sebuah Puisi Epik Anglo-Saxon” karya J. Lesslie Hall adalah sebuah puisi epik yang ditulis pada akhir abad ke-19. Narasinya berfokus pada tokoh pahlawan Beowulf, seorang prajurit dari Geatland, yang bertekad membantu Raja Hrothgar dari Denmark untuk membebaskan negerinya dari makhluk mengerikan bernama Grendel yang telah menyebabkan teror di aula minum anggurnya. Cerita ini mengangkat tema-tema kepahlawanan, kesetiaan, serta perjuangan antara kebaikan dan kejahatan, dengan latar belakang periode Abad Pertengahan awal. Pembukaan puisi tersebut memperkenalkan legasi Scyld, raja pendiri bangsa Denmark, serta garis keturunannya yang berlanjut hingga masa pemerintahan Raja Hrothgar. Setelah membangun aula minum anggur yang megah bernama Heorot, Raja Hrothgar dilanda keputusasaan karena Grendel secara teratur menyerang setiap malam dan membunuh para prajuritnya. Ketika kabar tentang penderitaan Raja Hrothgar sampai ke telinga Beowulf, ia pun memutuskan untuk berangkat bersama empat belas prajurit menuju Denmark guna menghadapi Grendel. Adegan pertemuan antara kekuatan Beowulf dan kejahatan Grendel ini menekankan nilai-nilai kekuatan, keberanian, dan kehormatan yang menjadi ciri khas tradisi epik.
Diterjemahkan dari teks Heyne-Socin karya Lesslie Hall