"Letters of a Javanese Princess" karya Raden Adjeng Kartini adalah kumpulan surat yang ditulis antara tahun 1899 dan 1904. Surat-surat berbahasa Belanda ini mengungkapkan pemikiran Kartini tentang politik kolonial, budaya, dan kehidupan modern sebagai seorang perempuan Jawa bangsawan yang mengupayakan pendidikan dan perubahan. Diterbitkan secara anumerta pada tahun 1911, korespondensi ini menjadi simbol kuat bagi para pembaru kolonial Belanda maupun kaum nasionalis Indonesia. Kata-katanya memicu kontroversi dan inspirasi lintas budaya, meskipun suara aslinya telah banyak disunting dan dibentuk oleh berbagai pembaca dengan visi yang saling bersaing mengenai warisannya.